Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membunuh waktu yang memisahkan diri kita sekarang dengan jawaban yang masih tak tentu dimensi ruang dan waktunya? Memberikan kontribusi saja. Karena kata mereka kontribusi bisa memberikan petunjuk dimana jawabanmu berada. Lalu apakah melakukan kontribusi tapi masih saja dicaci maki tetap bisa mendapatkan jawaban? Bukannya kontribusi itu tidak penting, namun apakah hatimu bahagia karena kontribusi? Mungkin.
Setelah lama menyelam, tentu kau akan tahu nama-nama ikan di laut. Setelah lama kau berada di suatu lingkungan, kau akan tahu budaya yang hidup di dalamnya. Dan kau kemudian tahu. Maka diputuskanlah sebuah jawaban dalam bentuk keinginan. Dan kau tentu akan berusaha sekeras baja penghacur bangunan-bangunan kokoh, menghiraukan kawan, membunuh waktu, meneteskan keringat, meninggalkan jejak, merasakan duri, namun tak terpikir sepersekian detik pun untuk kau memutuskan berhenti. Hanya untuk mencari jawaban, "memangnya dimana kau berada?".
Sebaik dan semulia apapun niatmu, kau tetap tidak pernah berhenti. Namun kau tak pernah mengerti, bahwa jawaban yang kau cari bukanlah jawaban yang ingin kau ketahui. Karena seberat apapun usaha yang kau lakukan, lebih banyak dari mereka yang melakukannya dengan lebih baik. Atau karena memang sudah menjadi yang paling baik..
Lalu kau sadar, jawaban yang kau cari tidak sesuai dengan yang kau inginkan. Lalu kau berada dimana sekarang?


0 comments:
Post a Comment