Showing posts with label thoughts. Show all posts
Showing posts with label thoughts. Show all posts

Friday, June 13, 2014

Kau berada.

Kehidupan kuliah hanya sepenggal cerita dari kehidupan, bak bumi di alam semesta bak sel di sebuah tubuh, kecil namun sangat berarti. Keberadaan dirimu dalam kehidupan perkuliahan bak menentukan jalan yang akan diambil di sebuah persimpangan. Bukan hanya satu atau dua persimpangan, namun tak terhingga. Terlalu banyak pelajaran yang bisa didapat, sehingga kadang terlewatkan yang mana adalah pelajaran yang sangat penting. Keberadaan dirimu dalam kehidupan perkuliahan bak memilih buah berkulit tebal yang tak tahu bagaimana keadaan dalamnya. Namun jika kita tidak menentukan pilihan, kita tak akan pernah tau apa yang ada di dalamnya. Kemudian semakin lama semakin banyak yang menghampirimu, untuk menanyakan keberadaanmu. Lalu kita harus jawab apa? Memangnya dimana aku berada? Sudah cukup waktu yang dihabiskan untuk menimba berbagai ilmu, sudah cukup banyak kelas yang diikuti, namun tetap saja tak cukup untuk bisa menjawab pertanyaan itu. Solusinya adalah dengan mudahnya meyakinkan diri bahwa nanti pertanyaan itu akan terjawab sendiri. Tapi apakah benar nanti akan terjawab? Tidak tahulah, liat nanti saja.
Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membunuh waktu yang memisahkan diri kita sekarang dengan jawaban yang masih tak tentu dimensi ruang dan waktunya? Memberikan kontribusi saja. Karena kata mereka kontribusi bisa memberikan petunjuk dimana jawabanmu berada. Lalu apakah melakukan kontribusi tapi masih saja dicaci maki tetap bisa mendapatkan jawaban? Bukannya kontribusi itu tidak penting, namun apakah hatimu bahagia karena kontribusi? Mungkin.
Setelah lama menyelam, tentu kau akan tahu nama-nama ikan di laut. Setelah lama kau berada di suatu lingkungan, kau akan tahu budaya yang hidup di dalamnya. Dan kau kemudian tahu. Maka diputuskanlah sebuah jawaban dalam bentuk keinginan. Dan kau tentu akan berusaha sekeras baja penghacur bangunan-bangunan kokoh, menghiraukan kawan, membunuh waktu, meneteskan keringat, meninggalkan jejak, merasakan duri, namun tak terpikir sepersekian detik pun untuk kau memutuskan berhenti. Hanya untuk mencari jawaban, "memangnya dimana kau berada?".
Sebaik dan semulia apapun niatmu, kau tetap tidak pernah berhenti. Namun kau tak pernah mengerti, bahwa jawaban yang kau cari bukanlah jawaban yang ingin kau ketahui. Karena seberat apapun usaha yang kau lakukan, lebih banyak dari mereka yang melakukannya dengan lebih baik. Atau karena memang sudah menjadi yang paling baik..
Lalu kau sadar, jawaban yang kau cari tidak sesuai dengan yang kau inginkan. Lalu kau berada dimana sekarang?

Tuesday, April 8, 2014

Do I Remember It?

I've wondered, "what's wrong with me, what did I do, what do I do?", nothing's wrong I said to myself. But why so hard to me to have my people. my people, people who I can trust the most, people who I can depend on, people who I can be myself without pretending and fake smile when I'm around them. Because the more I think and the more I want them, the more they disappoint me, and as time goes by, I trust a little less and a little less, and that's suck. If there's nothing I do wrong, then is it just who always act like that? Or am I just not good enough to deserve their loyalty, their time, their struggle? Astaghfirullah, may Allah give His patience for me. While I gave them my time and my trust, they let me down. Remember it as life lessons, that people come and go, that you're not supposed trust to everybody because clearly they don't deserve it. And remember that what goes around comes around. That they will not get as good as I get. Just do good deeds, no matter what people do or think, because Allah always sees and hears and remembers...

Monday, January 13, 2014

terlalu banyak tanda tanya?

bukankah lucu bagaimana otak kecilmu bisa mempengaruhi kinerja seluruh tubuhmu?
bagaimana zat-zat kimia mengalir di darahmu dan mempengaruhi seluruh inderamu?
yang awalnya bahagia kemudian menjadi sedih?
yang tadinya tertawa lalu menangis?
yang dulunya percaya kemudian membenci?
yang kemarin nyaman lalu hari ini bosan?
kemudian aku bertanya, lalu selanjutnya apa?
bertemu dengan orang-orang baru namun kemudian berpisah jalan?
menyebutnya pertemanan tapi tidak menerima kekurangan masing-masing?
hanya menyapa karena berguna dan membutuhkan?
tertawa bersama karena suatu keharusan?
pengorbanankah?
mungkinkah?
egoiskah?
benarkah?
?
??
???
????
??????
puas??????


Wednesday, January 1, 2014

some thoughts, offense taken.

it's been a while I'm away from blogger, and this is the very first post in 2014, hope this year ahead is gonna be nice for all of us! :)
and I'm here to write something that already in mind for a while. about how people behave, about what people talk, about what people write. remember all those time back a year, nothing's good when I'm back there. but nowadays isn't getting better either. I mean, I don't regret anything, it just makes me think, what did I do wrong? what did we do wrong?
you know, when you're asked, what possibly situation that makes you happy the most, I'm gonna answer, when people have faith in me. but in a meantime, I'm thinking, I trust a little less, a little less, a little less, and that sucks. people aren't always as good as you think of them. it makes me sad. why people need to write anything they come in mind in their facebook wall, in their timeline, rather than talk face-to-face? are we bad enough till people don't want talk to us? no, it's not that. it's because they don't trust us anymore..

shut it, y'all, I even can tell what you wanna say from your eyes. those disgusts, shames, powerless, you blamed us, don't you? why don't just accept that we're not alike and we don't want to be like you?
and remember, you want us to change, why don't you change yourselves?

Tuesday, February 5, 2013

sederhana

Aku sedang sedih dan kecewa.
Dan aku membuat tulisan ini dengan bagian diriku yang melankolis dan sensitif yang sedang mengambil alih.

Aku tak tahu apa salah kami sehingga mereka begitu tidak menyukai kami. Kami memang pendatang, tapi bukan berarti kami tidak ingin belajar. Mereka selalu meminta kami untuk bisa nyaman berada disini, tapi mereka sendiri tidak pernah merasa nyaman dengan adanya kami. Mereka selalu berkata bahwa kami bisa percaya kepada mereka, tapi apa yang mereka katakan dan lakukan selalu berbeda. Mereka selalu berkata bahwa tempat ini adalah rumah baru kami, tapi bukankah rumah harusnya bisa begitu menyenangkan? Aku selalu berpikir positif, aku selalu ceria, aku selalu belajar mengerti apa yang coba mereka ajarkan. Aku memang sering mengeluh, tapi aku tidak pernah, satu kalipun, berpikir untuk menyerah. Tak pernah.

Daaaaan, satu per satu pertanyaanku terjawab. Tak perlu suatu jawaban verbal, hanya dengan melihat mereka, aku tahu. Yaaaahhhh, seandainya aku lebih cepat mengerti, aku mungkin tidak akan sesakit ini. Aku tidak pernah setakut ini. Berada di dunia yang baru dan begitu besarnya sampai membuat perutku bergejolak seolah-olah perutku naik hingga ke kerongkongan. Selama ini aku berpegangan pada mereka, namun seolah-olah mereka mematahkannya. Entah aku yang terlalu berpikir positif, atau mereka yang berpikiran sempit.

Setidaknya aku belajar. Belajar bagaimana suatu kepercayaan itu harus diraih dengan susah payah, namun begitu mudah untuk dirusak. Belajar bagaimana sebuah kepercayaan bisa dengan mudah dirusak hanya dengan satu baris kalimat. Aku bukan orang yang mudah memberi seseorang sebuah kepercayaan, namun ketika sudah kuberikan, percayalah, aku memberikannya dengan tulus. Dan ketika kepercayaan itu dirusak, maaf saja, aku tidak mudah memberikannya kembali. Jangan salahkan aku jika aku tidak percaya mereka lagi. Aku tahu aku memang orang yang keras kepala dan susah untuk dimengerti, namun yang kuinginkan sederhana. Jika kami salah, tegur kami dan ajarkan bagaimana melakukan yang benar. Jika kami takut, rangkul dan tenangkan kami. Jika kami marah, tetaplah disana dan jangan tinggalkan kami sendiri. Jika kami lelah, biarkan kami bersandar dan jangan pergi untuk menghindar. Sederhana bukan? :"

Friday, February 1, 2013

Dear soul sister


Dear soul sister, how are you today?
can you see the sun's shining for you today? can you feel the wind bring my love for you? can you see the stars' sparkling tonight, just like you. can you hear the birds singing as beautiful as your voice.

I know your weak shoulders can't bear the heavy of the world. I know your small body can't stand the pressure of the people any longer. I know your little fingers always mean for your best. I know your heart-broken can't be fixed anymore, I know. I know because I can see your pain beyond your smile. I know because I can feel your disappointment in your sight. I just know, because you're my dear soul sister...

you must have asked to yourself, why all these bad things happened to you. neither of us don't know the answer. and all these years you have been through, have proved me how strong you are. you're in pain without the world knowing. you've lost...

I wrote this as my missing of you has touched the limit, even if it's limitless. I miss you. so much. I want you here, with me. how painful they are, share with me, here. just like we shared all those clothes, books, foods, rooms, when we were back kids. when we were both happy without needing of understand what world's thinking.

I want you here seeing me growing up as a strong woman. I want you here, smiling, when I turn my back and need some supports. I need you here to accompany me, going to some new places. I want you here being the first person I can tell story to. but if you're needing some places to do some navigating, I'll be here patiently waiting. you know you always have me, my dear soul sister...


Monday, December 31, 2012

366 of 366

hellloooooooo!
today's the last day of 2012, and I feel like... so what?
except the truth that my year-end-holiday's are gonna end soon, I feel like... so what, even I don't want this day came too soon. I feel like I'm tired suddenly, feel like I don't want wake up for the next morning because I know I have to go to college and what you called it... umm.. face the truth. yeah, face the hell reality.

this holiday literally meant something to me, even I wasn't going anywhere but home, but having some quality time of sleeping is more than enough. like I had been having 4 months no-sleep, no-family-time, no-dvds, no-comics, and then here's my limited holiday. 10-days-off are like a gift to me. holiday was simply wake-up-at-9am, no-bath-till-my mom-asked-so, sleep-over-midnight-without-worrying-about-the-next-day, doing-nothing-for-a-whole-day, and being-in-no-problem-world.

what? I know it sounds ridiculous and hyper, but just trust me. and here's this day comes, seems I should say goodbye to holiday, for a while :'

and there's new year's eve.
2012 has made me so strong mother fucker. tears, laughs, curiosities, anxiousness, have been shared by this year. I really learn how to live, even the way seems not as easy as I thought, changes needed, I think I can pull it through. I thought that being mature is not as simply as added your age by the birthday, but the way you see something is defined you the most. I learned  that waiting is not always bad, that silent is not always gold, that not all people we know we can trust, that friendship won't end by the simply graduation, that being what you are is enough wherever you are.
well, I don't make resolutions for new year's eve like I used to. I think I have so many things to be fixed in the next year. my one and only resolution is, given a lot patients by Allah so I can do better in the next year. amin.

get it right.

What have I done? I wish I could run.
Away from this ship going under
Just trying to help, hurt everyone else
Now I feel the weight of the world is On my shoulders

What can you do when your good isn't good enough?
When all that you touch tumbles down? 'Cause my best intentions keep making a mess of things
I just want to fix it somehow
But how many times will it take? Oh, how many times will it take for me?
To get it right

Can I start again with my faith shaken?
'Cause I can't go back and undo this
I just have to stay and face my mistakes
But if I get stronger and wiser, I'll get through this

What can you do when your good isn't good enough?
When all that you touch tumbles down? 'Cause my best intentions keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow But how many times will it take? Oh, how many times will it take for me?
To get it right

So I throw up my fist, throw a punch in the air
And accept the truth, that sometimes life isn't fair
Yeah, I'll send down a wish Yeah, I'll send up a prayer
And finally, someone will see How much I care

What can you do when your good isn't good enough?
When all that you touch tumbles down? 'Cause my best intentions keep making a mess of things
I just wanna fix it somehow But how many times will it take? Oh, how many times will it take for me?
To get it right

Tuesday, December 25, 2012

menurut saya.


Menyatukan 177 cara berpikir memang tidaklah mudah. Kami datang dari background kehidupan yang berbeda-beda. Jadi bukan hal yang aneh ketika terjadi perbedaan pendapat ketika menghadapi sebuah masalah atau ketika diberi sebuah tugas. Yang menjadi masalah bukanlah perbedaan-perbedaan di antara kami, karena menurut saya, perbedaan itu adalah hal yang wajar. Namun ketika saya menjadi penanggungjawab sebuah acara, saya merasa bahwa perbedaan-perbedaan itu bisa merusak kami kapanpun. Setiap orang ingin berbicara. Setiap orang ingin berada di depan. Semua orang ingin terlihat. Namun hanya segelintir yang benar-benar melakukan apa yang mereka ucapkan. Ketika si juru bicara salah karena dianggap terlalu aktif dan ketika si pendiam tetap merasa aman di posisi mereka tanpa menyuarakan apa yang mereka inginkan. Saya kecewa. Seolah-olah saya sendiri di sebuah tempat yang sangat ramai. Dan menurut saya, ini bukan pertama kalinya mereka melakukannya. Menurut saya, sudah terlalu banyak ide-ide yang dikemukakan namun berakhir dengan omongan belaka.
Saya sering mendapati diri saya menangis akhir-akhir ini. Saya bertanya pada diri saya, sebenarnya apa ada yang salah dengan diri saya? Menurut saya ini situasi yang sangat sulit bagi kami semua. Menurut saya, mengapa ini semua terjadi adalah karena kurangnya rasa percaya di antara kami semua. Meskipun ketika bertemu biasa saja, bertegur sapa dan tersenyum, namun ketika mereka menulis, semua menjadi jelas. Banyak yang membicarakan satu sama lain. Banyak yang mengeluh tentang yang lain. Tidak salah sebenarnya, karena kami juga kurang tersedianya tempat untuk mengutarakan pendapat. Dan ada ketika pendapat sudah diutarakan, pendapat-pendapat tersebut cenderung tidak didengarkan dan dibiarkan saja. Mungkin itu yang membuat teman-teman jadi malas berpendapat lagi.
Dengan adanya masalah-masalah mendasar seperti itu, tentu saja jalannya acara ini menjadi terganggu. Di tambah lagi dengan adanya acara-acara lain yang membuat kami tidak fokus pada acara ini dan tidak maksimal ketika mengeksekusinya. Ada saja yang kurang, ada saja yang belum dipersiapkan. Dan hasilnya, acara ini mengecewakan banyak orang, terutama teman-teman yang menyempatkan waktunya untuk datang. Dan saya, sebagai penanggungjawab, merasa sangat kecewa pada diri saya sendiri. Saya cukup memiliki waktu namun saya tidak menggunakannya dengan bijaksana untuk mempersiapkan acara ini.
Seiring dengan selesainya acara yang saya bawahi, saya berpikir bahwa masalah ini telah selesai. Saya tidak perlu menghadapi orang-orang itu dalam keadaan di bawah tekanan. Saya tidak perlu menaikkan tekanan darah saya ketika saya berbicara atau meminta bantuan mereka. Namun seperti biasa, semua tidak selalu berjalan seperti yang kita inginkan. Hingga saat ini pun, saya tidak tahu bagaimana menyelesaikan permasalahan ini. Karena menurut saya, ini bukan masalah saya pribadi yang tidak perlu menyeret orang lain di dalamnya, namun ini adalah masalah kami, dan kamilah yang harus menyelesaikan nya.
Menurut saya, kunci penyelesaian masalah ini adalah mulai merubah diri sendiri dan beradapatasi untuk orang lain. Belajar percaya orang lain, belajar mengerti sudut pandang dan cara berpikir mereka, belajar mendengarkan, belajar bertanggungjawab atas apa yang kita janjikan, dan belajar berkomitmen. Dimulai dari satu orang, dimulai dari diri saya, untuk berubah dan menjadi lebih baik. Mungkin tidak dapat langsung menyelesaikan masalah ini, namun bisa mengubah diri saya menjadi pribadi yang dewasa dan lebih bijaksana dalam menanggapi suatu masalah. Dan ketika 176 orang yang lainnya memutuskan hal yang sama, tak ada hal yang tak bisa kita lakukan.
  
"Friend is someone you can trust and admits you whatever you are" 

Tuesday, December 18, 2012

trd.

I'm tired.
Too tired to say "I'm tired".

I'm tired of denial.
I'm tired of untrustworthy words.
I'm tired of big-mouthed people.
I'm tired of supporting words.
I'm tired of reminding people.
I'm tired of feeling alone in the middle of the crowd.
I'm tired of being the one who understands.
I'm tired of being the one who wants to change.
I'm tired of being the one who wants to cheer people up.
I'm tired of being the one who wants it so badly.
I'm tired of being the one who thinks about it.
I'm tired of crying unreasonable.
I'm tired of looking for more excuses.
I'm tired of listening their excuses, but no one's mine.
I'm tired of needing 'home'.
I'm tired of being afraid.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.
I'm tired.

I. Need. Some. Times.
please? :'(

Tuesday, November 6, 2012

heartbroken, eh?

well, I'm having the toughest day in my life. kind of, trouble-is-a-friend thing. I screwed up my college, sucks at love, worst at making friends, and hurt so many heart :'''

feels I had headache everyday; my eyes are getting warm, try not to cry; my ears has tired and been sick with their words; my body feels not mine; and my heart break...



Thursday, October 25, 2012

dan takbir pun dapat memanggil hujan..

hari ini panas. tapi tetap menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh kami mahasiswa. kenapa? karena hari ini hari terakhir masuk dalam seminggu ini. kenapa lagi? karena besok libuuuuurrrr 

semuanya pada nunggu, semoga hari ini cepat berakhir, biar langsung pulang kampung katanya. aku sih meskipun gak pulang kampung, tetep pingin cepet pulang, pingin istirahat, pingin tidur hahaha. penghujung hari pun datang. aku pulang seperti biasa. yang tidak biasa adalah suara takbir yang saling bersahutan, suaranya membela udara, memberi efek menenangkan yang tak bisa ku jelaskan. jalanan ramai. banyak orang turun ke jalan, kukira. semua orang ingin cepat sampai di rumah. menyambut hari kemenang bersama keluarga, aku pun begitu..

setelah sampai di rumah, aku langsung bersiap mengambil buka. makanan buatan ibu enak, dan memang selalu enak. aku melewatkan petang seperti biasa. takbir-takbir semakin kencang dikumandangkan, menandakan hari kemenangan akan tiba. anak-anak kecil di sekitar rumahku menyerukan takbir sambil membuat bunyi-bunyian dari alat musik sederhana. sebuah suasana yang jarang terjadi dan sangat menyenangkan..

dan kuasa Allah tidak berhenti disitu saja..

semua orang tau bagaimana panasnya Kota Surabaya. banyak teman-teman yang mengeluhkan panas di Surabaya yang memang akhir-akhir ini sedikit meningkat. efek dari global warming, mungkin. namun menjelang malam, langit mendung. rintik demi rintik air jatuh dari langit. kupikir hanya sebatas gerimis atau hujan tapi sebentar saja begitu, namun ternyata aku salah. hujan semakin deras, dan cukup lama. Subhanallah, pikirku. hujan yang selama ini ditunggu-tunggu, akhirnya datang juga. datang bersamaan dengan datangnya hari kemenangan. datang bersamaan dengan malam takbir. datang bak dipanggil oleh takbir...

Dialah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan ) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan tanaman-tanaman ; zaitun, kurma, snggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” -QS. An-Nahl: 10-11

Tuesday, October 23, 2012

those red shoes

...I still can feel the sun burn my skin. my head was spinning up and my feet couldn't stand anymore. and all I can see was those red shoes. so eye-catching. so bright. so tragic.. as red as our cried-eyes! well, sound their crowds didn't fit at all, and I can't even think!

has been a while since the last time I got trapped in this kind of situation. in the situation that push you badly so you can defeat and push back. in the situation that you're the worst all they got so you can prove them you're worth to be seen. in the situation that you're in the darkest side of room so you can look for the lights. in the situation that your coming isn't wanted so you have to try to please them. in the situation that even you close your eyes you still can see their bad judges..

and those red shoes woke me up.

there is no light, where is no dark.
there is no a solve, where is no a problem.
there is no water, where is no desert.
there is no hope, where there is no heart-broken.
there is no tears, where there is no laugh.
there is no achievement, where there is no effort.
there is no sleep, where there is no tired.

and those red shoes woke me up, again.

my big-round eyes see outside the window, the wind kisses me on my cheeks. "Don't be scared", it said. "You'll be better. even be more mature." and I close my eyes, think I could ask, "How come? I think I've touched my limit." "You know exactly your limit, but do you know there is more beyond that?" "What's beyond that?" "Your dreams that you still hold on to. Your little steps that brings you so far. Your hope that wants more and more. and your heart that still believes that you can through...."

Even if your hands are shaking and your faith is broken. Even as the eyes are closing. Do it with a heart wide open, why? Say what you need to say-Say by Boyce Avenue

Monday, October 15, 2012

places I wanna go...

well, semua orang pasti punya tempat-tempat yang ingin dia kunjungi dengan alasan yang berbeda-beda. kali ini aku mau share tempat-tempat yang aku pingin kunjungi, check it out~

1. Makkah
    first of all, it's Makkah! sebagai seorang muslim, kita wajib melaksanakan salah satu rukun islam kita yaitu naik haji bila mampu. selain itu, menurutku Makkah itu salah satu saksi bisu perkembangan Islam mulai dari jaman Nabi Muhammad SAW sampai saat ini. tentu saja, akan sesuatu banget kalo bisa kesana :''
semoga aja ini jadi awal niatku untuk pergi kesana, insya Allah...

2. Paris
    the second one is Paris! I've been in love with this city because of its beauty. I mean, who doesn't want to go there? kota cantik yang menjadi salah satu kota terbesar di dunia, kiblat dunia fashion, kota cinta yang romantis (katanya), kota dimana banyak terlahir ide-ide brilian dari orang-orang yang mau berusaha dan pantang menyerah. menurutku, Paris itu kota yang melambangkan kreatifitas dan passion. can''t wait to be there, soon :)

3. London
    why London? mungkin karena aku suka premier league, Sherlock Holmes, one direction, English  and its culture :D dan London itu kayak punya seribu tempat yang have to visit deh. gedung-gedung modern yang artistik bikin London jadi salah satu icon kota terindah di dunia.


4. New York
    kalo kata lirik lagu sih, New York, concrete jungle where dreams are made of. semacam tempat dimana semua orang bisa berkreasi dan mewujudkan mimpinya. tempat dimana segala sesuatu bisa terjadi gitudeh. can't wait for Empire State building nya, 5th ave nya, Liberty Island nya, Manhattan nya, Central Park nya, pokoknya semua tempat di New York<3

5. Hagia Sophia, Turkey
    Hagia Sophia adalah salah satu tempat bersejarah yang ada di Istanbul, Turkey. Hagia Sophia juga dikenal sebagai Aya Sophia. Dulunya adalah gereja Byzantine yang kemudian diubah fungsinya sebagai masjid pada pemerintahan Ottoman, kemudian sekarang diubah menjadi museum yang kecantikannya terbuka untuk umum. its beautiful interior architecture and its great historical stories will make Hagia Sophia's added to my places-I-wanna-go list xixixi
 

Monday, October 8, 2012

dari ayah buat aku, dari ibu buat aku

well it's 23.56 on Sunday when I started to write.

dari kebanyakan orang yang sering bilang, "aku masi nggak ngerti aku sendiri gimana" atau "aku sendiri nggak paham sama sifatku", aku termasuk orang yang mengerti diriku. yah paling enggak, aku ngerti sifat-sifatku. menurutku ini bagus. karena ketika kita mengerti diri kita, kita bisa tau apa yang kita mau dan apa yang kita butuhkan.

sebenernya ini sama sekali nggak scientific, aku cuman menyangkutpautkan aja sih. tapi ya nggak ngawur-ngawur amat. aku memperhatikan, melihat, mendengar, dan merasakan.

kalo ditanya aku itu orang yang gimana, pasti aku langsung jawab aku itu keras kepala. aku itu punya keinginan kuat. kalo uda suka A ya A, kalo uda gak suka B ya gak suka, orang lain gak bisa ngerubah. walaupun bisa memengaruhi untuk berubah hahaha. bagus sih keras kepala itu, bisa fokus sama hal-hal yang uda jadi target kita tapi kadang-kadang saking keras kepalanya sampe nggak mau tau keadaan sekitar demi ngedapetin target kita. aku harus masih banyak belajar karena sifat ku yang satu ini. dan menurutku aku dapat sifat ini dari ayahku.

sifat yang kedua itu outspoken. aku selalu menyuarakan apa yang aku rasain.  aku gak suka bertele-tele. temen-temenku sering bilang aku itu terlalu frontal dan to the point. malah ada yang bilang kalo omonganku itu nusuk. menurutku sih, mending jujur tapi sakit daripada di boongin terus sakitnya belakangan. dan menurutku aku dapat sifat ini dari ibuku.

believe it or not, I'm a melancholic lhooooo :) perfeksionis, suka yang rapi dan enak diliat, nggak gampang crita ke orang yang gak bener-bener deket, cengeng, setia, dan gak gampang ngelupain kejadian yang uda terjadi. yeah, that's me. meskipun ceria dan easy-going, aku melankolis bgt hehehehe. dan menurutku aku dapat sifat ini dari ayahku.

dan ceroboh melengkapi semuanya. sering lupaan, sering ngentengin segala sesuatu, gak teliti karena ngerasa uda bisa dan bla bla bla lainnya -__- suering banget aku jatuh gara-gara sifatku satu ini. gagal karena suatu hal yang kecil, padahal kita bisa meminimalisirnya, so stay humble. menurutku aku dapat sifat ini dari ibuku.


 Unknown quotes  

so who I am? I am what I am and I'm proud of it :)
thank God, because of my parents, I'm here today and I promise, I'll give my best for the every very inch I take. without them, I'm nothing 

Sunday, October 7, 2012

that's what an adult do

sun, Oct 07th 2012
a normal Sunday morning. a quite and convenience home.
some thoughts cross over my mind. this eighteen years of life sounds nothing. I feel like a eighteen days baby who doesn't know anything and what to do. the only thing I could do is crying. and feels stupid because I know, it can't finish the problems.
I'm thinking all over again. what's wrong with me? what's wrong with us? what's wrong with them? and what's happening?

been so hard lately. and undoubtedly, we've reached our limit. it's not something that can be explained by words. it's something more complicated. it's about soul and feeling that we can't break. it's about someone we love's feelings. so still, what's happening?

“In three words I can sum up everything I've learned about life: it goes on.” 
― Robert Frost

they always say, it's something you can learn from. that's life.
they always say, get the essence from what happened. that's life.
they always say, you need to cry to smile. that's life.
they always say, a big girl doesn't cry..

finish the problem patiently, that's what an adult do.
keep smiling while crying inside, that's what an adult do.
bury your ego, that's what an adult do.
stay strong and much stronger, that's what an adult do.
try hard every day, that's what an adult do.